Penyebab dan Pencegahan Nyeri Punggung

Nyeri punggung adalah keluhan nyeri yang paling umum diderita. Sekitar 8 persen orang dewasa mengatakan aktivitas mereka menjadi terbatas akibat gangguan nyeri punggung. Nyeri punggung sering dapat disembuhkan dengan mudah tanpa operasi atau obat-obatan. Sejatinya, 60 persen penderita nyeri punggung akut dapat bekerja kembali dalam waktu seminggu, dan 90 persen penderita dapat bekerja kembali setelah enam pekan

Sakit punggung merupakan salah satu penyakit yang pasti diderita 8 dari 10 orang dewasa dalam hidupnya. Paling sering sakit punggung terjadi karena meregangnya otot punggung atau meregangnya ligamen. Namun ada kalanya sakit timbul begitu saja secara perlahan.

Pemakaian dan pembebanan pada diskus atau bantalan tulang lama kelamaan akan menimbulkan perubahan struktur atau keseimbangan normal. Padahal masalah bantalan, sendi atau otot akan menimbulkan rasa nyeri ketika dipakai bergerak.

Penyebab Nyeri Punggung

Menurut American Academy of Orthopedic Surgeons, ada 7 penyebab nyeri punggung yang sering tidak disadari.

  • Olahraga berat di akhir pekan Kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko yang membuat seseorang lebih rentan terkena nyeri punggung. Keadaan ini diperberat dengan kebiasaan olahraga berlebihan hanya di akhir pekan. Jika kita melakukan sesuatu yang berat setelah sepanjang minggu lebih banyak beraktivitas pasif, kita sangat beresiko mencederai diri. Olahraga high impact yang dilakukan tanpa pemanasan untuk menguatkan batang tubuh (core) akan membuat otot-otot tidak kuat mendukung gerakan yang dilakukan. Karena itu disarankan agar setidaknya kita melakukan latihan dasar untuk penguatan batang tubuh 15 menit setiap hari serta pemanasan agar batang tubuh dan otot-otot lebih siap ketika kita berolahraga lebih intens di akhir pekan.
  • Menggendong anak Menggendong anak di punggung, terlebih jika berat badan anak cukup besar, akan menyebabkan tekanan yang besar pada tulang punggung. Apalagi jika si anak banyak bergerak, risikonya adalah salah urat.
  • Duduk membungkuk Duduk dengan punggung melengkung dalam waktu lama akan menyebabkan tulang lumbal tidak tersangga dengan baik sehingga tekanan pada diskus semakin besar. “Akan tetapi tekanan paling besar pada diskus terjadi ketika kita dalam posisi duduk kemudian dalam posisi miring hendak mengambil sesuatu dari lantai. Karena itu jika ingin memungut sesuatu berdirilah dulu baru berjongkok untuk mengambilnya.
  • Merokok Merokok akan menyebabkan diskus memburuk dengan cepat. Diskus atau bantalan tulang ini memiliki dinding fibrosa di bagian luar yang melindungi gel di dalamnya.
  • Memilintir pinggang Semua gerakan yang melibatkan rotasi di bagian perut atas secara berulang-ulang akan menyebabkan trauma mikro pada tulang punggung bawah. Kerusakan ini akan berakumulasi dan beresiko menyebabkan kerusakan di kemudian hari.
  • Kurang tidur Diskus tulang belakang tidak memiliki pembuluh darah sehingga mereka tidak mendapat cukup nutrisi. Akibatnya diskus lebih rentan retak dan dehidrasi. Usahakan untuk tidur cukup minimal 7 jam setiap malam karena di malam hari diskus akan terhidrasi kembali.
  • Kasur empuk Alas tidur yang terlalu empuk dan melengkung di bagian tengah akan membuat struktur tulang berubah.

Ketika mengalami rasa sakit pada punggung dan leher, aktivitas ringan sehari-hari seperti berjalan, makan, batuk dan bersin menjadi sangat menyiksa. Meskipun berbagai hal telah dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit, namun kadang rasa nyeri itu datang lagi.

Kadang tidak mudah untuk memastikan penyebab nyeri punggung tersebut terjadi. Sehingga setiap dokter selalu berbeda penjelasannya. Untuk memastikan penyebab nyeri punggung harus dicermati riwayat penyakit dan pemeriksaan penunjang pemeriksaan laboratorium atau radiologis.

Penanganan

Terdapat berbagai jenis perawatan medis untuk sakit punggung dan leher, mulai dari perawatan konservatif hingga invasif.

  • Kerah Servikal Terapi pembentukan di antaranya termasuk penggunaan kerah servikal atau penyokong lumbal.
  • Fisioterapi Fisioterapi sering dicoba dengan penggunaan terapi pijat, ultrasound, terapi es dan panas dan traksi khususnya untuk sakit leher.
  • Obat Inflamasi Penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid misalnya aspirin, ibuprofen, naproxen, celecoxib dan etoricoxib sering digunakan dalam hal ini.
  • Injeksi steroid Jika terapi konservatif gagal, pemeriksaan lebih invasif dapat dilakukan misalnya dengan suntikan titik picu myofascial, suntikan permukaan sendi, blok saraf dan injeksi steroid yang dapat meredakan rasa sakit.
  • Nukleoplasti Melalui Nucleoplasti, diskus dikecilkan oleh sebuah alat probe yang dipandu dengan sinar x  masuk ke dalam diskus dan kemudian mengeluarkan kelebihan diskus.
  • IntraDiscal Electrothermal Therapy IntraDiscal Electrothermal Therapy (IDET) menggunakan energi panas melalui jarum khusus yang dimasukkan ke dalam diskus yang bersingunggan dan dipanaskan sampai suhu tinggi selama 20 menit. Panas mengental dan menutup dinding diskus dan mengurangi benjolan diskusi bagian dalam dan iritasi syaraf tulang belakang. Ablasi radiofrekuensi dari saraf ke sendi juga memungkinkan kita untuk menghentikan rasa sakit akibat peradangan sendi. Di spektrum akhir perawatan, prosedur pembedahan misalnya fusi tulang belakang, laminektomi dan penggantian diskus digunakan untuk penyakit tulang belakang yang sudah terlalu parah.
  • Olahraga Salah satu upaya alami untuk mencegah nyeri pada leher dan punggung adalah dengan berolahraga serta menjalani gaya hidup yang sehat. Namun, ini tidak selalu benar. Bahkan, beberapa studi telah menemukan bahwa jenis olahraga yang salah, seperti kegiatan berisiko tinggi, dapat meningkatkan kemungkinan menderita sakit punggung. Meski demikian, olahraga sangatlah penting bagi kesehatan secara keseluruhan dan tidak boleh dihindari. Kegiatan yang berisiko rendah, seperti berenang, berjalan, dan bersepeda, dapat meningkatkan kebugaran secara keseluruhan tanpa melelahkan bagian punggung bawah.

Tips Pencegahan Saat Bekerja

  • Atur tinggi kursi Sebagian besar, kursi kantor bisa disesuaikan tinggi rendahnya. Hanya saja kadang kita terlalu malas untuk melakukannya. Kursi yang kurang nyaman ketinggiannya akan menyebabkan banyak tekanan yang tidak perlu di punggung. Anda harus mencondongkan tubuh ke depan untuk bisa melakukan berbagai aktivitas di meja. Hal ini akan menyebabkan rasa nyeri di punggung bawah.
  • Jangan malas bersandar Salah satu alasan mengapa kursi Anda memiliki sandaran adalah untuk mengistrirahatkan punggung Anda. Tapi kebanyakan dari kita, saat bekerja tidak duduk dengan punggung bersandar ke kursi. Menyandarkan punggung ke kursi ini bukan semata-mata mencari kenyamanan, namun menjaga punggung tetap lurus. Ketika Anda tak menggunakan sandaran kursi dengan benar, maka akan ada banyak ketegangang pada tulang belakang, terutama pada titik di atas pinggul.
  • Letakkan tangan di atas meja Jangan pernah duduk di kursi dengan posisi tangan menggantung di sisi tubuh Anda. Sebaiknya, letakkan tangan di pangkuan atau di atas meja. Membiarkan tangan Anda menggantung santai di sisi tubuh akan membuat aliran darah mengalir dengan cepat ke jari (karena gravitasi). Inilah yang menyebabkan jari-jari Anda sakit setelah bekerja.
  • Posisi komputer Apakah Anda sering menggunakan laptop saat bekerja? Sebenarnya, laptop adalah gadget terburuk bagi punggung Anda. Jika Anda menggunakan laptop yang diletakkan di atas meja, maka biasanya posisi tubuh Anda akan memiliki kecenderungan untuk membungkuk ke arah layar. Posisi ini akan menyebabkan leher terasa pegal hingga nyeri. Sesuaikan ketinggian layar laptop agar sesuai dengan kursi. Hal ini juga berlaku untuk komputer meja (PC).
  • Meregangkan tubuhMenurut aturan medis, setelah duduk selama 15 menit maka Anda harus berjalan-jalan sebentar agar posisi duduk tak monoton. Sayangnya, tekanan kerja tidak memungkinkan Anda melakukan hal ini. Cobalah untuk bangun dan berjalan-jalan setidaknya sekali dalam satu jam.
  • Peregangan setiap pagi Mulailah hari-hari  dengan melakukan peregangan sewaktu masih berada di tempat tidur. Ingat, bahwa Anda telah berbaring lemas selama delapan jam, maka jika Anda tiba-tiba bangkit berdiri, Anda dapat mengalami cedera punggung. Sebelum bangun, pelan-pelan regangkan lengan Anda ke atas kepala, kemudian tarik lutut Anda ke arah dada secara bergantian. Apabila Anda siap untuk duduk, bergulirlah ke sisi tempat tidur dan gunakan lengan Anda untuk membantu mengangkat tubuh Anda. Setelah berdiri letakkan tangan Anda pada pantat lalu pekan-pelan condongkan tubuh ke belakang untuk meregangkan tulang punggung.
  • Sempatkan diri berjalan-jalan
    Berjalan-jalan dapat menjaga kesehatan punggung dengan cara membuat seluruh tubuh tetap bugar. Kegiatan ini memperkuat otot-otot yang berfungsi membentuk pantat, kaki, punggung, dan perut. Berjalan-jalan yang agak cepat juga membantu tubuh mengeluarkan endorfin, hormon yang berfungsi meredakan nyeri. Berenang, bersepeda, dan berlari juga baik.
  • Istirahatkan punggungDuduk memberikan tekanan lebih banyak pada punggung daripada berdiri: Apabila Anda harus duduk di meja Anda untuk waktu yang lama atau Anda harus menempuh perjalanan jauh dengan pesawat, kereta api, atau mobil, sering-seringlah mengubah posisi duduk dan memberi punggung Anda kesempatan beristirahat dengan berdiri dan berjalan-jalan kira-kira setiap satu jam sekali.
  • Berlutut, jangan membungkuk
    Hindari membungkuk setinggi pinggang ketika mengambil sesuatu. Itu menciptakan ketegangan pada punggung dan memperbesar risiko cedera. Sebagai ganti, gunakan alat pemegang yang panjang dan berlutut menggunakan bantalan atau pelindung lutut ketika Anda berkebun atau melakukan kegiatan-kegiatan dengan tinggi kurang dari selutut.
  • Gunakan kaki untuk bekerja Apabila Anda sedang mengangkat sesuatu-entah beratnya 3 kilogram atau 25 kilogram-berjongkoklah, usahakan agar punggung tetap tegak kemudian angkat beban itu menggunakan tenaga kaki. Taksir beban yang akan Anda angkat.
  • Condongkan punggung ketika mengangkat beban. Apabila Anda tidak menemukan seseorang untuk membantu mengangkat beban berat, cobalah cara berikut sebagai langkah terakhir: Apabila benda itu terletak setinggi meja, condongkan tubuh Anda ke arah benda itu untuk menarik atau mengangkatnya. Anda juga dapat menggunakan cara ini untuk mengangkat jendela geser. Posisi ini mengurangi tekanan pada tulang punggung Anda karena Anda terpaksa menggunakan kaki sebagai penumpu.
  • Berdiri atau duduk tegak Mempertahankan sikap tubuh yang benar adalah cara terbaik untuk mencegah nyeri punggung. Untuk memperbaiki sikap tubuh Anda, cobalah yang berikut ini. Berdiri merapat pada dinding atau duduk di kursi makan, pastikan bawwa bahu dan pantat Anda menyentuh dinding atau sandaran kursi. Selipkan lengan Anda ke ruang antara punggung sebelah bawah dan dinding atau sandaran kursi. Apabila masih ada bagian di mana tangan Anda tidak bersentuhan baik dengan punggung maupun dinding atau sandaran kursi, angkat pinggul Anda sehingga ruang berlebih itu hilang. Pertahankan posisi itu sekitar 20 hitungan sambil memandang ke cermin untuk melihat sikap tubuh Anda sendiri. Pertahankan sikap tubuh seperti itu sampai petang. Kerjakan latihan ini setiap hari selama tiga pekan sampai sikap tubuh yang benar itu menjadi kebiasaan.
  • Perhatikan tempat tidur Kasur harus menyediakan dukungan yang benar, rata, dan tidak melendut. Jadi, kalau Anda merasa seperti tidur di tengah roti yang tengahnya sudah dikeduk, berarti Anda memerlukan sebuah kasur baru. Sebuah kasur kehilangan sebagian besar daya dukungnya setelah dipakai cukup lama. Sebuah kasur kurang lebih sama dengan sepasang sepatu. Mula-mula pas dan enak dipakai, tetapi tidak berarti akan selamanya demikian.
  • Pasang bantalan untuk punggung bagian bawah Bantalan dari karet busa berbentuk bundar yang dapat dibeli di toko-toko perlengkapan medis dapat menolong Anda mempertahankan lengkung yang alami pada tulang punggung bagian bawah dan mencegah nyeri pada bagian itu. Setiap kali Anda duduk, pasang bantalan itu di antara kursi dan punggung bagian bawah Anda.
  • Pilih busana yang benar Mengenakan celana ketat dapat menghalangi Anda menggunakan biomekanik yang tepat seperti menekuk lutut, terutama ketika sedang mengangkat suatu benda. Cobalah mengenakan busana yang agak longgar selama sebulan.
  • Stop merokokMerokok mengurangi aliran darah ke punggung dan dapat memperlemah cakram antarruas. Jadi, apabila Anda merokok, berhentilah.
  • Dinginkan dengan esTempelkan es ke bagian punggung yang sakit sesegera mungkin untuk meredakan nyeri dan pembengkakan. Bungkus sebuah kantong es dengan sarung bantal atau handuk (jangan pernah menempelkan es secara langsung pada kulit Anda) kemudian tempelkan pada bagian yang terasa nyeri selama sepuluh menit setiap jam sampai rasa nyeri mereda.
  • HangatkanSetelah pembengkakan berhasil Anda atasi dengan es-biasanya dalam waktu kira-kira 48 jam-Anda dapat mulai menggunakan panas. Panas meningkatkan aliran darah ke bagian yang cedera, menyantaikan jaringan dan dapat memudahkan Anda bergerak. Tempelkan kain penyeka yang hangat-dengan temperatur kurang lebih sama dengan temperatur kulit-pada punggung Anda selama 5 hingga 10 menit setiap jam, atau mandi air hangat baik di pancuran atau bak rendam berpusar (whirlpool).
  • Sediakan obat pereda nyeri. Menelan satu atau dua tablet aspirin atau ibuprofen setiap empat hingga enam jam dapat meredakan ranya nyeri dan mengurangi pembengkakan. Namun jangan melebihi dosis yang dianjurkan. Untuk keamanan, pastikan Anda sebelumnya berkonsultasi dengan dokter.
  • Angkat kaki Apabila nyeri punggung yang menyerang Anda masih ringan, berbaringlah di lantai kemudian angkat kaki Anda ke atas kursi sedemikian sehingga paha Anda membentuk sudut 90 derajat dengan pinggul dan betis Anda terletak di atas kursi dengan sudut 90 derajat terhadap paha. Posisi ini menjadikan otot otot penting pada punggung Anda santai dan merupakan posisi yang paling tidak membebani tulang punggung Anda.
  • Terus bergerak Walaupun dahulu dokter pernah menganjurkan istirahat panjang di tempat tidur, sekarang mereka percaya bawwa pemulihan Anda justru semakin cepat bila Anda semakin aktif  Sesungguhnya, istirahat di tempat tidur selama dua pekan melemahkan otot-otot dan tulang punggung Anda dan  malah memperlambat kesembuhan, selain membuat Anda lebih mudah menderita sakit yang sama. Maka jangan berbaring di tempat tidur lebih dari dua hari, usahakan bangun sekurangnya satu jam sekali untuk berjalan-jalan atau melakukan peregangan.
  • Dimanipulasi Kiropraktor telah mendapatkan pengakuan oleh kalangan medis. Sebuah analisis atas 25 penelitian terhadap manipulasi tulang punggung-inti dalam terapi kiropraktik-menemukan bahwa manipulasi yang mereka lakukan bisa menghasilkan penyembuhan beberapa lama pada nyeri punggung akut yang tanpa komplikasi. Pada umumnya, seorang kiropraktor berulang-ulang memijit bagian tulang punggung yang sakit menggunakan pangkal telapak tangannya. Mintalah kepada dokter untuk merujuk Anda ke kiropraktor terdekat di daerah Anda.
  • Dapatkan second opinion
    Menurut perhimpunan dokter bedah ortopedi Amerika, dalam setahun mereka telah melakukan lebih dari 400.000 pembedahan, misalnya spinal fusion dan disk removal atau disk destruction. Akan tetapi sebuah penelitian yang dilakukan oleh organisasi Blue Cross dan Blue Shield menemukan bahwa hampir 13 persen operasi tulang punggung dilakukan dengan alasan yang kurang tepat. Cari pendapat dari sekurangnya seorang dokter lain apabila, dokter yang memeriksa Anda menganjurkan tindakan pembedahan.
  • Tips Cara Tidur Terbaik Mencegah Nyeri Punggung
  • Mencari alas tidur Alas tidur yang nyaman belum tentu aman untuk punggung. Menurut Lauren Polivka, terapis fisik, yang penting dalam memilih kasur adalah yang agak kaku. Alas tidur yang terlalu empuk justru bisa membuat otot menjadi kaku.
  • Ganti berkala Bila Anda sering bangun tidur dalam keadaan otot kaku, periksa kasur Anda. Seperti halnya sepatu, alas tidur juga perlu diganti secara berkala. Sebagai penyangga tubuh, bentuk kasur lama-lama bisa berubah. Idealnya kasur diganti setiap 5-7 tahun, terutama jika Anda sudah berusia di atas 40 tahun.
  • Posisi tidur Hindari tidur tengkurap. “Posisi seperti ini membuat leher menjadi panjang dan membuat tekanan pada persendian lebih besar,” kata Polivka. Yang ideal adalah tidur menyamping dengan menggunakan bantal sebagai penyangga di antara kedua kaki dan punggung. Bila Anda lebih nyaman tidur terlentang, letakkan bantal di bawah lutut.
  • Jangan langsung bangun Jangan langsung terbangun begitu mendengar bunyi alarm. Luangkan waktu beberapa detik supaya tubuh benar-benar terjaga sebelum Anda bergerak. Hal ini bisa membantu mencegah cedera

Tip Mengatasi Sakit Punggung Selama Hamil.

  • Postur tubuh yang benar Pusat gravitasi ibu hamil akan semakin mengarah ke depan, sejalan dengan semakin bertambahnya masa kehamilan. Untuk menghindari agar tidak terjatuh ke depan, ibu hamil biasanya akan berusaha untuk menegakkan badan dengan membawa badan ke belakang. Gerakan itu membuat punggung bagian bawah terbebani dan sakit punggung pun tak terhindarkan.

Beberapa hal berikut agar postur tubuh tetap terjaga, walau sedang hamil:

• Berdiri dengan tegak
• Dada dibusungkan
• Bahu tetap ke belakang dan rileks
• Jangan dempetkan kedua lutut.

Ketika berdiri, usahakan kedua kaki dalam posisi paling nyaman. Bisa jadi dengan posisi sedikit berjauhan satu sama lain. Jika harus berdiri dalam waktu lama, istirahatkan salah satu kaki di atas bangku kecil (dingklik). Dan duduklah sekali-kali.

Postur tubuh yang benar berarti punggung bawah. Punggung atas dan leher selalu dalam posisi santai, tapi tegak. Kalau perlu, angkat kedua kaki dan letakkan di atas bangku yang lebih rendah.

  • Pakaian yang cocok Pakailah sepatu bersol rendah. Kenakan juga celana khusus hamil dengan garis pinggang rendah dan dapat mendukung perut.
  • Hati-hati saat mengangkat barang Ketika mengangkat benda kecil, berjongkoklah dan angkat badan dengan kedua kaki. Jangan membungkukkan pinggang atau mengangkat dengan punggung. Selain itu, jangan mengangkat benda yang berat. Tidak ada salahnya untuk meminta tolong untuk mengangkat benda tertentu.
  • Tidur menghadap kiri atau kanan Jangan tidur telentang. Baringkan tubuh ke salah satu sisi, kiri atau kanan. Salah satu atau kedua lutut ditekuk. Meletakkan bantal di antara kedua lutut juga membantu dan satu bantal lain di bawah perut.
  • Pijat atau memakai heating pad Pakailah heating pad untuk menghangatkan punggung. Atau bergantian antara kompres panas dan dingin. Mengusap-usap punggung juga bisa membantu mengurangi sakit. Lebih baik lagi jika ada orang lain yang bisa mengusap punggung Anda. Atau jadwalkan pijat prenatal dengan pemijat profesional.
  • Masukkan kegiatan fisik dalam rutinitas sehari-hari Latihan fisik secara reguler dapat membantu memperkuat punggung dan bisa menghilangkan sakit punggung selama hamil. Dengan persetujuan dokter, lakukan aktivitas ringan, seperti berenang atau berjalan kaki.
  • Pertimbangkan terapi alternatif
    Menurut penelitian, tusuk jarum dapat mengurangi sakit punggung selama kehamilan. Chiropractic juga bisa membuat nyaman punggung pada sebagian ibu hamil.
    Jika Anda ingin menjalani terapi alternatif, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Dokter harus mengonfirmasi terlebih dahulu apa penyebab sakit punggung, apakah memang benar-benar karena Anda sedang hamil. Terakhir, bagaimanapun umum kedengarannya sakit punggung, tetap saja jangan anggap enteng. Berkonsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik jika sakit punggung tidak juga kunjung hilang atau berkurang, setelah Anda melakukan beberapa dari tujuh langkah tersebut. Apalagi jika punggung terasa sakit yang amat sangat dan disertai perdarahan.

 

 

Supported by

Pain Management Clinic (Klinik Khusus Penanganan Nyeri)

GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 44466102 GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, Phone (021) 44466103 – 97730777email : judarwanto@gmail.com   http://growupclinic.com http://www.facebook.com/GrowUpClinic Creating-hashtag-on-twitter@growupclinic

“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***
Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967  Clinical – Editor in Chief : Dr Widodo Judarwanto, Pediatrician email : judarwanto@gmail.com Mobile Phone O8567805533 PIN BB 25AF7035 curriculum vitae   Creating-hashtag-on-twitter: @WidoJudarwanto   www.facebook.com/widodo.judarwanto

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider
Copyright © 2013, Pain Management Clinic Information Education Network. All rights reserved
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s